Fasilkom Unsika Selenggarakan Seminar Nasional dan Expo Inovasi Digitalisasi Desa dan UMKM 2026

Karawang – Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyelenggarakan Seminar Nasional Digitalisasi Desa dan UMKM – Expo Inovasi Desa dan UMKM Digital 2026 pada 29–30 Juni 2026 di Auditorium Lantai 4 Gedung Opon Sopandji Universitas Singaperbangsa Karawang. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam memperkuat ekosistem transformasi digital melalui seminar ilmiah dan pameran inovasi teknologi.


Hari pertama menghadirkan Arif Setiawan, M.Kom., Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang, yang menyampaikan materi "Smart City dan Digitalisasi Desa". Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai arah pengembangan Smart City serta implementasi transformasi digital dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Materi berikutnya disampaikan oleh Ius Rusnawati, M.H., Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Kapasitas Desa, dengan tema "Digitalisasi Layanan Desa". Dalam paparannya dijelaskan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa sekaligus memperkuat kapasitas aparatur desa dalam menghadapi era digital.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Expo Inovasi Digitalisasi Desa yang menampilkan 12 karya inovasi digital mahasiswa. Berbagai solusi yang dipamerkan meliputi Sistem Layanan Administrasi Desa, Sistem Transparansi Keuangan Desa, Sistem Pengaduan dan Aspirasi Masyarakat, Sistem Monitoring Proyek Pembangunan Desa, Sistem Manajemen UMKM Desa, serta Sistem Pengelolaan Catatan Kehadiran Perangkat Desa. Seluruh inovasi tersebut merupakan luaran pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan pemerintahan desa.


Pada hari kedua, seminar mengangkat tema transformasi digital UMKM dan penguatan literasi digital. H. Wahidin, S.E., M.Si., Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Karawang, menyampaikan materi "Ekosistem Literasi Digital Karawang" yang menekankan pentingnya budaya literasi sebagai fondasi pembangunan masyarakat digital. Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang membawakan materi "Transformasi Digital UMKM Karawang", yang mengulas strategi pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Kegiatan dilanjutkan dengan Expo Inovasi Digitalisasi UMKM yang menampilkan lima karya inovasi, yaitu CV Builder, Dimsum Ratu, Escrow Transaksi Game, Sego Pedes Basman, dan Sistem Informasi Manajemen Kost (SIMKL). Melalui presentasi dan demonstrasi aplikasi, para peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan narasumber mengenai pengembangan teknologi, model bisnis, serta peluang implementasi inovasi yang dihasilkan.

Rektor Universitas Singaperbangsa Karawang memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, seminar dan expo inovasi seperti ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Beliau juga menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar hasil-hasil inovasi sivitas akademika dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan transformasi digital di Kabupaten Karawang.


Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Singaperbangsa Karawang, Dr. Oman Komarudin, S.Si., M.Kom., menyampaikan bahwa Seminar Nasional dan Expo Inovasi Digitalisasi Desa dan UMKM Digital 2026 merupakan bagian dari komitmen Fasilkom Unsika dalam menghadirkan ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, berbagai luaran pembelajaran tidak hanya dipresentasikan sebagai hasil akademik, tetapi juga diarahkan menjadi inovasi yang adaptif, implementatif, dan memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai permasalahan di sektor pelayanan publik maupun pengembangan UMKM.

Melalui kegiatan ini, Fasilkom Unsika berharap sinergi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Karawang dapat terus berkembang dalam mendorong lahirnya inovasi digital yang berdampak serta mendukung terwujudnya ekosistem transformasi digital yang berkelanjutan.

Fasilkom UNSIKA Holds the 2026 National Seminar and Innovation Expo on Village and MSME Digitalization

Karawang – The Faculty of Computer Science (Fasilkom) at Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) organized the 2026 National Seminar on Village and MSME Digitalization – Village and Digital MSME Innovation Expo on June 29–30, 2026, at the 4th Floor Auditorium of the Opon Sopandji Building, Universitas Singaperbangsa Karawang. The event served as a collaborative platform between the university and the Karawang Regency Government to strengthen the digital transformation ecosystem through academic seminars and technology innovation exhibitions.

On the first day, Arif Setiawan, M.Kom., Head of the Informatics Applications Division (Aptika) at the Communication and Informatics Office of Karawang Regency, delivered a presentation entitled "Smart City and Village Digitalization." His session provided participants with insights into the strategic direction of Smart City development and the implementation of digital transformation to support more effective, transparent, and citizen-oriented village governance.

The second presentation was delivered by Ius Rusnawati, M.H., Head of the Village Empowerment and Capacity Development Division, under the theme "Digitalization of Village Public Services." She emphasized the importance of utilizing information technology to improve the quality of public services at the village level while strengthening the capacity of village officials to adapt to the digital era.

The first day's program continued with the Village Digitalization Innovation Expo, showcasing 12 digital innovations developed by students. The exhibition featured a variety of technology-based solutions, including a Village Administrative Service System, Village Financial Transparency System, Community Complaint and Aspiration System, Village Development Project Monitoring System, Village MSME Management System, and Village Officials Attendance Management System. These innovations represent learning outcomes developed in response to real challenges faced by local communities and village administrations.

On the second day, the seminar focused on MSME digital transformation and digital literacy enhancement. H. Wahidin, S.E., M.Si., Head of the Archives and Library Office of Karawang Regency, presented a session entitled "Karawang Digital Literacy Ecosystem," highlighting the importance of fostering a culture of literacy as the foundation for building a digitally empowered society.

The following session was delivered by the Head of the MSME Empowerment Division of the Department of Industry, Trade, Cooperatives, and MSMEs of Karawang Regency, who presented "Digital Transformation of Karawang MSMEs." The presentation explored strategies for leveraging digital technologies to improve the competitiveness and sustainability of micro, small, and medium enterprises.

The event concluded with the MSME Digital Innovation Expo, featuring five innovative projects: CV Builder, Dimsum Ratu, Game Transaction Escrow, Sego Pedes Basman, and the Boarding House Management Information System (SIMKL). Through presentations and live demonstrations, participants had the opportunity to engage directly with presenters, discussing technological development, business models, and the implementation potential of each innovation.

The Rector of Universitas Singaperbangsa Karawang expressed appreciation for the successful organization of the event. According to him, seminars and innovation expos such as this demonstrate the strategic role of higher education institutions in producing innovations that address regional development needs. He also emphasized that collaboration between universities and local governments should continue to be strengthened so that academic innovations can provide tangible benefits to society and accelerate digital transformation across Karawang Regency.

The Dean of the Faculty of Computer Science, Dr. Oman Komarudin, S.Si., M.Kom., stated that the 2026 National Seminar and Innovation Expo on Village and MSME Digitalization reflects Fasilkom UNSIKA's commitment to creating a collaborative platform that brings together academia, government, and the community. Through this initiative, academic projects are not only showcased as educational outcomes but are also encouraged to evolve into adaptive, practical, and impactful innovations capable of addressing challenges in public services and MSME development.

Through this event, Fasilkom UNSIKA hopes to further strengthen the partnership between higher education institutions and the Karawang Regency Government in fostering impactful digital innovations and supporting the realization of a sustainable digital transformation ecosystem.